<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for PERKUTUT-DKI dot COM</title>
	<atom:link href="http://perkutut-dki.com/comments/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://perkutut-dki.com</link>
	<description>info seputar lomba dan ternak perkutut, independent, tajam dan akurat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Feb 2012 01:11:03 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on JURI&#8230; OH&#8230;. JURI by Andy</title>
		<link>http://perkutut-dki.com/“juri-oh-juri/comment-page-1#comment-233</link>
		<dc:creator>Andy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 01:11:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://perkutut-dki.com/?p=2361#comment-233</guid>
		<description>Kepada ykh,

Bung Admin di tempat,

Saya mencoba mengomentari keluh kesah dari pihak juri yang nomor 1 dan nomor 4 yang saling berlawanan.

Sepertinya juri memaklumi burung istimewa (seperti no 1) atau membolehkan burung tersebut bunyinya hanya 4 kali saja pada setiap kenaikan nilai.
Padahal Aturan penilaian nya adalah : 4 kali bunyi untuk menaikkan perkutut Nilai 2 warna saja.
Untuk naik ke nilai 3 warna, perkutut tersebut harus bunyi sedikitnya 6 kali dan menghitungnya pun harus di mulai dari bunyi pertama lagi setelah kenaikan nilai yang terakhir, jadi bukan ditambah selisih nya..misal bunyi empat kali naik 2 warna dan bunyi 2 kali lagi naik 3 warna.

Jadi menurut saya, Juri harus tetap bekerja profesional seperti aturan yang tercantum dalam ad/art, tidak bisa peraturan tersebut diubah dalam pelaksanaan sesuai keinginan pemilik atau penyelenggara lomba atau keinginan juri tersebut.

Terima kasih,


Andy - TKL BF Bekasi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada ykh,</p>
<p>Bung Admin di tempat,</p>
<p>Saya mencoba mengomentari keluh kesah dari pihak juri yang nomor 1 dan nomor 4 yang saling berlawanan.</p>
<p>Sepertinya juri memaklumi burung istimewa (seperti no 1) atau membolehkan burung tersebut bunyinya hanya 4 kali saja pada setiap kenaikan nilai.<br />
Padahal Aturan penilaian nya adalah : 4 kali bunyi untuk menaikkan perkutut Nilai 2 warna saja.<br />
Untuk naik ke nilai 3 warna, perkutut tersebut harus bunyi sedikitnya 6 kali dan menghitungnya pun harus di mulai dari bunyi pertama lagi setelah kenaikan nilai yang terakhir, jadi bukan ditambah selisih nya..misal bunyi empat kali naik 2 warna dan bunyi 2 kali lagi naik 3 warna.</p>
<p>Jadi menurut saya, Juri harus tetap bekerja profesional seperti aturan yang tercantum dalam ad/art, tidak bisa peraturan tersebut diubah dalam pelaksanaan sesuai keinginan pemilik atau penyelenggara lomba atau keinginan juri tersebut.</p>
<p>Terima kasih,</p>
<p>Andy &#8211; TKL BF Bekasi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on LOMBA PERKUTUT &#8220;BOB&#8221; by Gus Bayu</title>
		<link>http://perkutut-dki.com/“lomba-perkutut-bob/comment-page-1#comment-216</link>
		<dc:creator>Gus Bayu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 08:04:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://perkutut-dki.com/?p=2280#comment-216</guid>
		<description>Kelas lomba Best the Best utk saat ini pastilah tidak diminati oleh kung mania (para bakul) sekarang, sebab pola pikirnya sdh berbeda banget, klo dahulu menghendaki kualitas BP yang bener-2 best yang dapat dipertotonkan khalayak ramai (sekaligus promosi) tp klo sekarang justru pengennya Kualitas BP tidak usah dipantau khalayak dan yang dikedepankan hanya teriakan-2nya yang the best. Klo BP nya dikelompokan di blok khusus BOB so pasti akan ketahuan aslinya BP nya berkualitas atau tidak ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kelas lomba Best the Best utk saat ini pastilah tidak diminati oleh kung mania (para bakul) sekarang, sebab pola pikirnya sdh berbeda banget, klo dahulu menghendaki kualitas BP yang bener-2 best yang dapat dipertotonkan khalayak ramai (sekaligus promosi) tp klo sekarang justru pengennya Kualitas BP tidak usah dipantau khalayak dan yang dikedepankan hanya teriakan-2nya yang the best. Klo BP nya dikelompokan di blok khusus BOB so pasti akan ketahuan aslinya BP nya berkualitas atau tidak &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Jabodetabek di kerek Mahardika by Aditya</title>
		<link>http://perkutut-dki.com/“jabodetabek-di-kerek-mahardika/comment-page-1#comment-212</link>
		<dc:creator>Aditya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 14:14:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://perkutut-dki.com/?p=2228#comment-212</guid>
		<description>Maju terus Bagus BF...Semoga semakin berjaya di kancah &quot;kung mania&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maju terus Bagus BF&#8230;Semoga semakin berjaya di kancah &#8220;kung mania&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

